Category: Headline

  • Membentuk Karakter Muda. Polres Sangihe melakukan Hal Ini.

    test.petasulut.com/, SULUT – Dalam membentuk karakter dan sifat generasi muda, Polres Kepulauan Sangihe melaksanakan program “Polisi Mengajar”, Jum’at (16/04/2021) pagi.

    Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 5 Sekolah menengah yang berada di Tahuna yakni, SMP Negeri 1 Tahuna, SMP Negeri 2 Tahuna, SMP Negeri 3 Tahuna, SMP Negeri 4 Tahuna dan SMP Negeri 5 Tahuna.

    Seperti yang dilansir Tribratanews.com Kasubbag Humas Polres Kepulauan Sangihe AKP Jakub Sedu, mengatakan, materi yang disampaikan kepada para pelajar adalah pencegahan radikalisme dan terorisme sejak dini.

    “Program Polisi Mengajar ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara Polres Kepulauan Sangihe dengan Dinas Pendidikan, sekaligus sebagai kepedulian jajaran Polri dalam membentuk karakter, sifat, dan watak generasi muda,” jelas AKP Jakup Sedu.

    Sementara itu Kepala SMP Negeri 3 Tahuna Johanis Gunena, mengapresiasi program Polisi Mengajar ini.

    “Terima kasih kepada Polres Kepulauan Sangihe yang telah peduli kepada para pelajar sebagai generasi muda penerus pembangunan bangsa. Semoga program ini bisa dilakukan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

    Sementara untuk mengajar di sekolah tersebut, hadir Wakapolres Sangihe dan pejabat Polres lainnya yang ikut ambil bagian.

    Wakapolres Kepulauan Sangihe Kompol Ferry Manoppo, mengajar di SMP Negeri 1 Tahuna. Kemudian Kasatreskrim Iptu Jesli Hinonaung di SMP Negeri 2 Tahuna, Kasatbinmas AKP Novie Latuni di SMP Negeri 3 Tahuna, Kasatresnarkoba Iptu Juknais Katiandagho di SMP Negeri 4 Tahuna, serta Aiptu La Jemi di SMP Negeri 5 Tahuna.

    kegiatan tersebut dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
    (*/Gabri)

  • Dinilai Amburadul, STELLA Sesalkan Adanya Penambahan Dana Miliaran Untuk Anjungan Sulut di TMII

    test.petasulut.com/, SULUT – Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut, Stella Runtuwene Kembali menyoroti Pembangunan Anjungan Pemerintah Provinsi Sulut di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

    Tahun lalu, Politisi Partai NasDem itu sempat melakukan interupsi di sidang Paripurna DPRD Sulut guna melaporkan ke eksekutif perihal pengerjaan anjungan yang dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan.

    Pada kesempatan ini pula, Aleg Dapil Minahasa Selatan ini mengatakan sejak terakhir dirinya datang pada agustus tahun lalu ke TMII progresnya begitu begitu saja.

    ” Apa yang saya lihat kurang lebih hampir setahun yang lalu sampai saat ini tidak ada yang berubah, masih sama,”beber Stella.

    Lanjut Stella Runtuwene mengatakan pembangunan anjungan ini tidak melalui perencanaan yang matang.

    ” Saya mendapatkan laporan dari petugas disana mereka mendapatkan tugas ekstra karena setiap hujan pasti banjir. Ini semua terjadi karena perencanaan yang tidak matang,”tegas Stella.

    Disisi lain, adik kandung Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene ini menyesalkan terkait permintaan tambahan dana puluhan Milyar untuk pembangunan gedung baru di anjungan tersebut.

    ” Saya juga bingung kenapa dimasa pandemi Covid seperti sekarang lantas ada permintaan penambahan anggaran untuk gedung baru. Gedung yang lama saja belum selesai sudah mau bikin baru,”tukas Stella.

    Pada awak media, Stella Runtuwene mempertanyakan untuk apa
    anjungan ini dibuat jika tidak jelas manfaatnya buat masyarakat Sulut. Masih banyak jalan jalan rusak yang perlu di perbaiki atau jalan jalan perkebunan agar memudahkan para petani ketimbang memaksakan membangun sesuatu yang kurang jelas manfaatnya.

    ” Jadi saya berpikir kalau pembangunan yang kurang membawa manfaat untuk apa? Perlu dikaji kembali pembangunan anjungan Sulut di TMII apakah benar benar bermanfaat untuk masyarakat Sulut atau tidak,”tandasnya.

    Diketahui berdasar data yang ada, usulan pembangunan anjungan pemerintah provinsi di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta dimulai dengan alokasi anggaran sebesar Rp 60 Miliar pada APBD tahun 2018. Dan informasinya di tahun anggaran 2021 ini ada permintaan penambahan anggaran sekira 19 hingga 20 Milyar Rupiah.

    (ABL)

  • Launching Aplikasi Baru. Kapolri: Masyarakat Silahkan Mengadu Kinerja Kepolisian

    test.petasulut.com/, JAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri melaunching aplikasi Propam Presisi sebagai bentuk implementasi pengaduan masyarakat terkait dengan kinerja-kinerja dari aparat kepolisian.

    Launching tersebut sekaligu pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Propam Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

    Dalam sambutannya Sigit mengatakan, "Kegiatan hari ini adalah bagian dari transformasi pengawasan dengan memanfaatkan teknologi, perkembangan teknologi informasi 4.0 sehingga tentunya dari sisi pengawasan baik yang diakukan oleh internal, maupun pengawasan yang dilakukan oleh eksternal semuanya bisa memanfaatkan aplikasi yang baru saja di launching,"

    Dengan peluncuran aplikasi itu, Sigit mengakui, pastinya nanti akan ada pengaduan dari masyarakat yang sangat tinggi terkait dengan pengaduan terhadap aparat kepolisian.

    "Tentunya, terkait dengan launching aplikasi, saya sudah menghitung pasti, angkanya akan naik sangat tinggi terkait dengan maslah pengaduan terhadap pelanggaran yang dilakukan oeh anggota, masalah ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian dan itu adalah risiko yang tentunya siap kami tanggung. Namun demkian apa, dengan banyaknya itu kemudian kami mengetahui, kami di mata masyarakat itu seperti apa," Ungkap Sigit.

    Terima kasih tadi pak Kadiv Propam sudah melaunching program Propam Presisi, yang merupakan implmentasi, penjabaran tindak lanjut dari Dumas Presisi yang beberapa waktu lalu telah dilaunching juga.

    Sigit menyebut, nantinya pengaduan yang banyak masuk itu juga bisa dijadikan tolak ukur demi membawa institusi Korps Bhayangkara kedepannya jauh lebij baik dan dicintai oleh masyarakat.

    "Pelayanan kepolisian di mata masyarakat itu seperti apa. Sosok Polri di mata masyarakat itu seperti apa. Dan itu adalah sebagai tolak ukur kami untuk kemudian melangkah memperbaiki sehingga institusi ini baik. Baik personel, maupun institusi Polri ini bisa menjadi semakin lebih baik," tutup Sigit.

    (*/Gabri)

  • Survei Capres 2024: PRABOWO Unggul

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Walau Pemilihan Presiden akan digelar pada tahun 2024 nanti, namun saat ini sedang ramai dibicarakan publik.

    Sejumlah nama-nama kandidat pun mencuat.

    Berdasarkan hasil survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Prabowo Subianto muncul dengan elektabilitas tertinggi. Dalam simulasi tertutup, angka yang diraup Ketua Umum Gerindra itu mencapai 20,8%.

    Posisi kedua diisi Anies Baswedan dengan 13,1% dan disusul Ganjar Pranowo dengan 12%. Ada pula Ridwan Kamil yang mengekor di 6,7%.

    Adapun, dalam simulasi terbuka, Prabowo juga menempati posisi teratas dengan elektabilitas 13,4%, tertinggi dibandingkan tokoh-tokoh lainnya.

    Kendati unggul, Direktur Eksekutif SMRC Sirajuddin Abbas mengungkapkan posisi Prabowo saat ini belum meyakinkan.

    Pasalnya, nilai yang dikantongi menteri pertahanan itu masih lebih rendah ketimbang elektabilitas Joko Widodo tiga tahun menjelang Pilpres 2019 lalu. Kala itu, Jokowi memiliki elektabilitas hingga 30%.

    “Kalau pada Maret 2021 ini elektabilitas 20%, berat bagi Prabowo untuk menang dalam Pilpres 2024,” ujar Abbas melalui keterangan resmi, Jumat (2/4). Dikutip dari Kontan.co.id

    (ABL)

  • MENJELANG BULAN SUCI RAMADHAN POLDA SULUT ADAKAN OPERASI

    test.petasulut.com/, MANADO – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H, Polda Sulawesi Utara dan jajaran menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2021.

    Operasi Keselamatan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan, dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, di lapangan AKP Bryan Tatontos Polda Sulut, Senin (12/4/2021).

    Operasi tersebut dengan sasaran adalah masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas serta masyarakat yang belum memahami tentang larangan mudik Lebaran tahun 2021.

    Operasi ini akan digelar selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 12 sampai dengan 25 April 2021 mendatang.

    Kepada awak media Irjen Pol Nana Sudjana Mengatakan, “Operasi ini mengedepankan kegiatan premitif dan preventif secara persuasif dan humanis.

    Dilihat dalam kurun waktu 3 bulan terakhir data menunjukan tingkat kecelakaan lalu lintas turun 48% dibanding periode sebelumnya, demikian juga tingkat kesembuhan penderita covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara yang sudah menunjukan harapan yang baik akan kembalinya roda ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara.

    “Namun, sekali lagi kita tidak boleh lengah dan terus adaptif dengan situasi yang berkembang, agar tidak berbalik menjadi situasi yang memundurkan upaya-upaya yang telah dikerjakan sebelumnya,” Tegasnya

    Dalam operasi nanti, petugas akan melakukan kegiatan-kegiatan diantaranya, melakukan deteksi dini serta pemetaan terhadap lokasi dan kegiatan yang dapat menimbulkan pelanggaran lalu lintas dan pelanggaran protokol kesehatan, melaksanakan pembinan dan penyuluhan protokol kesehatan serta upaya dalam rangka mendukung program vaksinasi nasional.

    Selain itu juga melakukan edukasi dan penerangan serta membangun kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat serta melaksanakan publikasi tertib berlalu lintas dan pentingnya protokol kesehatan melalui media massa serta media sosial. Lanjutnya

    Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,”.

    Dalam Operasi ini, Polda Sulut dan jajaran menurunkan kurang lebih 700 personel ditambah personel dari instansi terkait lainnya. “Dalam hal ini polisi tidak bisa bekerja sendiri, solidaritas dan sinergitas dengan instansi terkait sangat dibutuhkan,” Tutup Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana.

    Hadir juga Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko, Kepala PT. Jasa Raharja Sulut, Kadis Perhubungan Sulut, para PJU Polda, pasukan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Satpol PP. Gelar Pasukan ditandai dengan penyematan pita Operasi Keselamatan Samrat dan penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel TNI, Polri dan Dishub. (***/Gabri)

  • Mudah, Ini Cara Perpanjang SIM Lewat HP

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Guna mempermudah masyarakat dalam hal pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), Korlantas Polri diketahui akan menghadirkan aplikasi khusus perpanjangan masa berlaku SIM A dan C secara daring.

    Kemudahan pengurusan perpanjang SIM A dan C ini bisa dilakukan via online atau melalui ponsel.

    Nantinya pemohon tak perlu lagi mengunjungi kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM. Cukup melalui layanan jarak jauh yang bisa diunduh melalui ‘app store’ atau ‘play store’.

    “Mekanisme perpanjangan SIM A dan C secara online tanpa harus daftar ke Satpas,” kata Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusuf, Kamis (18/3/2021), dikutip dari Kompas.com.

    Diketahui, Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan kewajiban bagi setiap pengemudi.

    Dalam UU Nomor 22 Tahun 2009, disebutkan bahwa orang yang mengemudikan kendaraan bermotor tanpa memiliki SIM akan dikenakan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda maksimal Rp 1 juta rupiah.

    Masa aktif SIM sendiri hanya sampai lima tahun. Artinya, pemilik harus memperpanjang SIM secara berkala setiap lima tahun.

    Jika terlambat memperpanjang SIM, maka pemilik harus mengajukan pembuatan SIM baru dengan mengikuti serangkaian tes.

    Sejak pandemi Covid-19, layanan perpanjangan SIM sudah bisa dilakukan secara online.

    Tanpa perlu antre, berikut cara memperpanjang SIM secara online:

    – Buka laman http://sim.korlantas.polri.go.id

    – Pilih menu “Pendaftaran SIM Online”

    – Pilih opsi “Perpanjang SIM” pada kolom jenis permohonan

    – Isi data permohonan SIM baru

    – Input kode verifikasi, kemudian tekan tombol kirim. Bukti registrasi perpanjangan SIM akan dikirim melalui email

    – Pemilik SIM melakukan pembayaran perpanjangan SIM melalui BRI. Biaya BNBP perpanjangan SIM sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis BNBP yang berlaku

    – Tahap berikutnya, yaitu memilih tanggal kedatangan untuk melakukan mekanisme perpanjangan SIM di satpas yang dipilih

    Untuk diketahui, perpanjangan SIM dilakukan mulai dari 14 hari sebelum masa berlaku SIM.

    Syarat administrasi, Saat memperpanjang SIM, jangan lupa membawa persyaratan administrasi, bukti registrasi, dan bukti pembayaran.

    Berikut syarat administrasi untuk pengajian perpanjangan SIM:

    – KTP yang masih berlaku atau dokumen keimigrasian bagi warga negara asing

    – SIM lama

    – Surat keterangan lulus uji keterampilan simulator

    – Surat kesehatan dari dokter

    Aplikasi, Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas RI) rencananya akan merilis apilkasi perpanjangan SIM online pada April 2021.

    Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono mengatakan, peluncuran aplikasi tersebut akan dilakukan pada Selasa (13/4/2021).

    “(Launching) besok lusa (Selasa, 13 April 2021),” kata Irjen Istiono singkat saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (11/4/2021).

    Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf mengatakan, saat ini aplikasi sudah dalam tahap uji coba.

    Nantinya jika sudah bisa diunduh aplikasinya, pemohon tidak perlu lagi untuk melakukan pendaftaran di Satpas.

    Pemohon selanjutnya diminta untuk melakukan verifikasi nomor telepon seluler dan muncul fitur registrasi untuk mencantumkan NIK sesuai KTP atau nomor SIM sebelumnya.

    “Dari data NIK dan nomor SIM itu memang sudah terdaftar belum di data registrasi Polri bahwa dia benar atau tidak sudah membuat SIM,” kata Brigjen Pol Yusuf, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, 1 April 2021.

    “Kalau palsu, maka akan otomatis terdeteksi sistem sehingga dibatalkan,” sambungnya.

    Nantinya, pemohon cukup mengikuti instruksi hingga pembayaran dan memilih mekanisme pengambilan SIM baru.

    Setelah menyelesaikan registrasi dan pembayaran, SIM akan dikirimkan dan bisa langsung diterima pemohon. 

    (ABL)

  • Terjadi 5 Kali Gempa Susulan di Malang, 8 Orang Tewas

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Hingga Sabtu (10/4) malam, tercatat sudah 8 orang yang tewas dalam bencana alam Gempa Bumi Malang yang berkekuatan magnitudo 6,1.

    Gempa susulan juga tercatat terjadi hingga lima kali sejak gempa pertama berlangsung pukul 14.00 WIB tadi.

    “Melaporkan perkembangan kejadian gempa bumi di laut barat daya Kabupaten Malang pada hari Sabtu, 10 April 2021 pukul 21.00 WIB, 8 orang dinyatakan meninggal dunia,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Yanuar Rachmadi, dikutip dari CNN Indonesia.com.

    Ia merinci, dari 8 korban jiwa, sebanyak 5 orang di antaranya berada di Lumajang. Sedangkan 3 orang lainnya berada di Kabupaten Malang.

    Adapaun identitas korban meninggal itu antara lain, Ahmad Fadholi, alamat Desa Tempurrejo RT 02 RW 02, Kecamatan Tempursari; Sri Yani (46) alamat Desa Tempurrejo RT 02 RW 02 Kecamatan Tempursari.

    Kemudian Juwanto, alamat RT 04 RW 09, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari; H Nasar alias H Amin, alamat RT 01 RW 03, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari; dan Bonami, alamat Blok Halimo, Desa Kaliuling, Tempursari.

    Lalu korban Imam, alamat Desa Sidorenggo RT 32 Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading; Munadi (70), alamat RW3 RT 12 Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading; Misni (53), alamat Dusun Krajan RT 01 RW 01 Desa Tamanasri, Kecamatan Ampelgading.

    “Korban meninggal itu akibat tertimpa material bangunan, dan ada pula yang tertindih reruntuhan tebing di jalur Lumajang-Malang,” kata dia.

    Selain korban meninggal ada pula 1 korban mengalami luka berat dan sebanyak 24 orang mengalami luka ringan. Mereka kini tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

    Selanjutnya, berdasarkan data yang didapat BPBD dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pascagempa berkekuatan magnitudo 6,7 lalu dimutakhirkan menjadi magnitudo 6,1, di selatan Kabupaten Malang pukul 14.00 tadi. Gempa susulan tercatat kembali terjadi sebanyak lima kali.

    Yakni gempa magnitudo 3,2 pukul 14.53 WIB, gempa magnitudo 3,6 pada pukul 15.05 WIB, gempa magnitudo 3,3 pukul 16.04 WIB, kemudian magnitudo 3,4 pukul 18.36 WIB dan gempa magnitudo 4,1 pukul 19.49 WIB.

    Lokasi titik gempa itu antara lain 77, 75, 72, 79 dan 67 kilometer barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, di kedalaman 46, 41, 43, 45 dan 48 kilometer.

    Selain korban meninggal dunia, terdapat pula kerugian material atau kerusakan. Antara lain, 11 rumah rusak berat, 194 rumah rusak sedang, 126 rumah rusak ringan, 13 unit rumah rusak, 1 unit pesantren rusak, 11 unit sarana pendidikan rusak, 6 unit sarana ibadah rusak, 7 unit kantor pemerintahan rusak, 1 unit RSUD rusak.

    (ABL)

  • Warga Tantang HILMAN Bekerja Ala Angouw-Sualang

    test.petasulut.com/, SULUT – Ada hal menarik dalam pergelaran Reses I tahun 2021 anggota DPRD Sulut, Hilman Idrus di Kelurahan Islam Kota Manado, Kamis (8/4/21) sore.

    Dimana, Idrus ditantang warga untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang menjadi keluhan masyarakat.

    Seperti persoalan banjir, sampah, perbaikan drainase sampai penggusuran pedagang pasar Tuminting.

    Seperti yang disampaikan Boham Kepala Lingkungan 4 Kelurahan Kelurahan Islam meminta Hilman dapat meneruskan perjuangan yang sudah ditunjukan mantan anggota DPRD Sulut dapil Manado Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS) yang kini terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado.

    Menurut Boham, AA-RS selama menjadi wakil rakyat begitu peduli dalam memperjuangkan bahkan sangat cepat merealisasikan aspirasi masyarakat.

    ” Waktu lalu ketika pak Andre dan pak Richard melaksanakan reses di Kelurahan Islam, aspirasi kami langsung dijawab. Contohnya pengadaan lampu jalan dan air bersih sudah direalisasikan ”

    “Kami berharap pak Hilman harus lebih tajam dalam memperjuangkan aspirasi kami seperti yang dilakukan pendahulu- pendahulu yakni bapak AA dan RS, ” harap Boham.

    Menanggapi hal tersebut Hilman berkomitmen akan selalu mengawal semua harapan masyarakat kota Manado, terlebih saat ini sinergitas sudah terbangun antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Manado.

    Personil komisi IV ini optimis apa yang diharapkan masyarakat kota Manado pasti akan terlaksana dengan baik.

    ” Bulan Mei Walikota dan Wakil Walikota Manado terpilih AA-RS akan dilantik, seluruh program yang direncanakan insya Allah akan secepatnya dieksekusi dengan baik. Saya sebagai wakil rakyat Dapil Kota Manado pasti akan mengawal seluruh kebijakan pemerintah baik yang ada di provinsi maupun kota Manado agar supaya terlaksana dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat apalagi AA-RS telah terpilih menjadi walikota untuk menata kota Manado menjadi lebih baik.” pungkasnya.

    (ABL)

  • Ketua GERINDRA Sulut Tak Segan Pecat Kader Bermasalah

    test.petasulut.com/, SULUT – Beberapa hari belakangan ini, Media sosial dihebohkan dengan video dugaan asusila yang pemerannya mirip dengan salah satu anggota DPRD Kota Manado dari partai Gerindra, namun yang bersangkutan sempat membantah dengan mengatakan bahwa video tersebut hanya editan.

    Menanggapi hal itu, Ketua DPD Gerindra Sulut, Melki Suawah mengatakan akan segera menugaskan tim untuk itu.

    “Selain di Manado, ada juga kasus yang terjadi di Kota Bitung yang diduga adalah salah satu politisi partai Gerindra,” ucap Suawah, Selasa (6/4) kepada media test.petasulut.com/.

    Jadi lanjut Melki, tim nanti akan sekaligus jalan untuk melakukan pemeriksaan.

    “Anggota DPRD, adalah kader utama partai, harus menjadi teladan di tengah masyarakat, oleh karena itu wajib menjaga dirinya,” ungkapnya.

    “Sangsinya sangat berat, sesuai AD-ART bisa ada pemecatan,” tegas Melki.

    (ABL)

  • Banjir Flores NTT, Tercatat 44 Orang Meninggal

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Sejumlah desa di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dihantam banjir bandang.

    Diketahui, kejadian berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

    Menurut BNPB, banjir bandang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Flores Timur beberapa jam belakangan. Hingga saat ini, pemerintah setempat masih berupaya melakukan penanganan di lokasi bencana.

    Dampak dari Banjir bandang tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 44 orang. Catatan itu dimutakhirkan pada Minggu (4/4) pukul 15.00 WIB.

    Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan korban jiwa tersebar di tiga desa. BNPB dan sejumlah lembaga negara masih terus memperbarui data dari lapangan.

    “Desa Lamanele 38 orang meninggal dunia, Desa Waiburak 3 orang meninggal dunia, Desa Oyang barang 3 orang meninggal dunia. Total 44 orang meninggal dunia, 7 hilang dalam pendataan,” kata Raditya lewat keterangan tertulis, Minggu (4/4) dikutip dari CNNIndonesia.com.

    BNPB masih mendata jumlah korban luka-luka dari berbagai desa yang terdampak. Untuk sementara, 49 kepala keluarga dipastikan terdampak kejadian ini.

    Raditya menyampaikan saat ini ada 7 orang yang dinyatakan hilang usai kejadian. Seluruhnya berasal dari desa Waiburak.

    BNPB pun mencatat kerugian berupa kebendaan. Hingga saat ini, BNPB melaporkan pemukiman warga hanyut tersapu banjir, puluhan rumah di Desa Lamanele tertimbun lumpur, dan jembatan di Desa Waiburak putus.

    Raditya menuturkan sejumlah instansi terkait telah rapat terbatas dan mendirikan posko. Sejumlah pejabat tingkat kabupaten dikabarkan akan turun langsung ke lokasi bencana.

    “Tim yang terdiri dari bupati, TNI, Polri, Asisten 1, BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan, Dinas Perkebunan dan peternakan, Bagian Humas, Anggota DPRD sedang dalam perjalanan laut, 30 Menit lagi baru sampai ke lokasi dan segera menginformasikan kondisi terkini,” ujarnya.

    (ABL)