Category: Headline

  • 20 April, Stimulus UMKM Rp.400 Miliar CAIR

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Ada kabar baik bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia.

    Dimana, pemerintah akan menggelontorkan stimulus untuk UMKM senilai Rp400 miliar.

    Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mencatat, Stimulus mulai dilakukan pada 20 April 2021. Namun, Luhut tidak menyebut berapa nilai stimulus UMKM yang akan digelontorkan.

    Terinformasi, pada periode Juni-Juli 2021, pemerintah kembali menggelontorkan Rp2 triliun untuk stimulus di sektor wisata. Khususnya, program Bangga Berwisata di Indonesia.

    “Laporan yang saya dapat demand terus naik, dan juga nanti stimulus Rp 400 miliar, tanggal 20 bulan ini akan diluncurkan. Dan juga Juni-Juli akan diluncurkan Rp2 triliun untuk (program) Bangga Berwisata di Indonesia,” ujar Luhut dalam Konferensi pers secara virtual, Sabtu (3/4/2021), dikutip dari Okezone.

    Langkah tersebut bagian dari pelaksanaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi Covid-19. Luhur menyebut, langkah tersebut adalah sikap proaktif pemerintah untuk menggenjot pemulihan ekonomi dalam negeri.

    “Ini saya pikir langkah-langkah pemerintah betul-betul proaktif untuk pendukung ekonomi kita lebih kuat,” kata dia.

    Pemerintah memang tengah mengkampanyekan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia kepada masyarakat. Gerakan ini dinilai perlu dilakukan untuk memulihkan sektor wisata di Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.

    “Selama pandemi, penurunan jumlah wisatawan domestik ke berbagai destinasi wisata di Indonesia mengalami penurunan drastis. Selain untuk memulihkan perekonomian nasional, dengan kita bangga berwisata di Indonesia maka akan tumbuh rasa bangga dan kepemilikan atas berbagai potensi wisata di dalam negeri,” kata Luhut dalam acara Forum Komunikasi Marves beberapa waktu lalu.

    (ABL)

  • Aturan Baru, Insentif Tenaga Kesehatan Langsung Dikirim ke Rek Pribadi

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Terkait dengan para tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, Kementerian Kesehatan pun menerbitkan aturan baru soal pembayaran insentif.

    Lewat aturan yang dituangkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) HK.01.07/MENKES/4239/2021, pembayaran insentif akan dikirim langsung ke rekening tenaga kesehatan.

    “Prosesnya bagaimana rekening tenaga kesehatan ini harus diinformasikan kepada Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) agar bisa dibayarkan langsung,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Kirana Pritasari, dalam keterangannya, Sabtu (3/4/2021) dikutip dari Kompas.com.

    Kirana mengatakan, mekanisme pembayaran insentif secara langsung ini untuk menghindari kekhawatiran soal potensi adanya pungutan atau pemotongan.

    Berikutnya, untuk mempermudah monitor jika terjadi keterlambatan pemberian insentif.

    “Karena akan bisa diketahui langsung penyebab keterlambatan tersebut,” ucap dia.

    Dengan diberlakukannya ketentuan ini, penerima insentif harus tenaga kerja yang berasal dari fasilitas kesehatan.

    Besaran insentif bagi tenaga kesehatan pun akan berbeda-beda, tergantung wilayah tempat mereka bekerja.

    Kirana menyebut, semakin tinggi risiko paparan terhadap penyebaran Covid-19, insentif yang diberikan semakin optimal.

    “Perbaikan dari regulasi ini jika dibandingkan pada tahun 2020 di antaranya mengenai kriteria fasilitas pelayanan kesehatan dan kriteria tenaga kesehatan. Maka prioritas ini difokuskan kepada yang menangani Covid-19,” ujar Kirana.

    Ia pun mengatakan, pemerintah akan mempercepat proses pembayaran insentif kepada tenaga kesehatan.

    Menurut Kirana, tunggakan pemberian insentif di tahun 2020 saat ini sedang dalam proses review dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

    (ABL)

  • Ini Pernyataan Resmi Kapolri Pasca Aksi Teror di Mabes Polri

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Pasca penyerangan seorang terduga teroris di Mabes Polri pada, Rabu (31/3) sore tadi.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menggelar konferensi pers (konpers) untuk memaparkan secara lengkap perihal aksi teror di Gedung Mabes Polri.

    Kapolri mengatakan bahwa aksi teror yang terjadi sekitar pukul 16.30 tadi telah dilakukan tindakan tegas terhadap pelaku teror yang mencoba melakukan aksi di mabes polri.

    “Adapun Kronologisnya, seorang wanita yang berjalan masuk dari pintu belakang kemudian yang bersangkutan mengarah ke pos gerbang utama yang ada di mabes polri. Yang bersangkutan kemudian menanyakan dimana keberadaan kantor pos dan kemudian diberikan pelayanan oleh petugas dan ditunjukan arah kantor pos tersebut, kemudian wanita tersebut meninggalkan pos itu, namun kemudian wanita itu kembali dan melakukan penyerangan terhadap anggota yang ada di pos jaga dengan melakukan penembakan sebanyak 6 kali. 2 kali ditembakkan kepada anggota di dalam pos, 2 kali diluar dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakangnya,” jelas Prabowo dalam konferensi pers.

    “Kemudian terhadap tindakan tersebut, dilakukan tindakan tegas terukur terhadap yang bersangkutan. Dan dari hasil olah TKP, ditemukan identitas yang bersangkutan bernama ZA umur 25 tahun alamat di jalan lapangan tembak kelapa dua wetan kecamatan ciratas kota Jakarta timur. Kemudian dicek berdasarkan identifikasi sidik jari, ternyata identitasnya sesuai,” tambahnya.

    Kapolri juga mengatakan bahwa yang bersangkutan ini beridiologi radikal ISIS, yang dibuktikan dengan postingan disosial media. Tersangka ini mantan mahasiswa di salah satu kampus dan DO saat di semester lima.

    “Dari hasil pendalaman dan penggeledahan, didapatkan beberapa temuan terkait dengan barang yang dibawah yakni map kuning didalamnya ada amplop bertuliskan kata kata tertentu dan kemudian juga yang bersangkutan memiliki Instagram yang baru di buat ataupun di-posting 21 jam yang lalu didalamnya ada bendera ISIS dan ada tulisan terkait dengan masalah bagaimana perjuangan jihad. Ditemukan juga saat penggeledahan dirumahnya ada surat wasiat dan ada kata kata di WA Grup keluarga dimana yang bersangkutan akan pamit,” jelas Kapolri.

    Prabowo juga sudah perintahkan kepada densus untuk mendalami dan mengusut tuntas terhadap kemungkinan adanya kelompok jaringan yang terkait dengan tersangka ini.

    “Saya meminta untuk seluruh anggota untuk berikan pelayanan kepada masyarakat namun demikian tingkatkan kewaspadaan dan sistim pengamanan baik di markas komando maupun pada saat melaksanakan tugas di lapangan,” mintanya.

    “Terkait dengan pengungkapan bom yang telah dilakukan, kejadian bom di Makassar sampai dengan hari ini, sudah diamankan 13 orang dimana 1 orang atas inisial W adalah otak pengrakit bom, kemudian dijakarta sendiri saat ini sudah diamankan 5 orang dan di Bima 5 orang sehingga total sampai hari ini ada 23 orang dari 3 tempat tersebut dan ini akan terus kita kembangkan dan kita usut sampai tuntas,” tutup Prabowo.

    (ABL)

  • Mabes Polri Diserang, 1 Orang Terkapar

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Mabes Polri, Jakarta Selatan, dihebohkan dengan penyerangan seorang terduga teroris pada, Rabu (31/3) sore.

    Petugas polisi yang berjaga pun segera melumpuhkannya dengan tembakan.

    Dikutip dari CNNIndonesia.com, Berdasarkan rekaman video yang beredar, seorang terduga teroris tergeletak di halaman depan pintu Rupatama area Mabes Polri.

    Dari pantauan, kejadian sekitar pukul 16.45 WIB. Dan, lokasi dari video yang beredar di dekat Rupatama Mabes Polri.

    Sementara sejumlah awak media, tidak diperbolehkan masuk ke area tersebut di Mabes Polri. Sejumlah petugas tampak berjaga ketat di sekitar pintu masuk.

    Akses pintu masuk ke Mabes Polri ditutup, namun sejumlah warga dan wartawan yang berada di sekitar lokasi sempat mendengar beberapa kali letupan yang diduga tembakan.

    (ABL)

  • Harga Rica Masih Tinggi, NICK Dorong Pemerintah Gerak Cepat

    test.petasulut.com/, SULUT – Sampai dengan saat ini, harga rica di pasaran masih dikisaran 100 ribu rupiah per kilogram bahkan di beberapa tempat harganya lebih besar.

    Hal itu membuat masyarakat resah. Bagaimana tidak, rica merupakan bahan pokok yang tergolong paling banyak dikonsumsi masyarakat.

    Masyarakat pun meminta pemerintah maupun DPRD gerak cepat mencari solusi.

    Terkait hal itu, Personil Komisi II DPRD Sulut, Nick Adicipta Lomban pun terang-terangan mengatakan akan segera menkonsultasikan hal itu di Komisi II DPRD Sulut bersama pimpinan komisi II dan anggota lainnya.

    "Saya pasti akan segera berkoordinasi dengan seluruh personil Komisi II DPRD Sulut. Karena ini urgent untuk ditindaklanjuti," ucap Ketua Fraksi NasDem Sulut itu, Selasa (30/3) kepada media test.petasulut.com/ saat diwawancarai di kantor DPRD Sulut.

    Tak hanya itu, politisi Dapil Bitung-Minut itu juga mengatakan agar pemerintah provinsi Sulut dalam hal ini Dinas terkait untuk bisa mengambil langkah cepat, dalam artian mencari solusi.

    “Langkah cepat perlu dilakukan, karena persoalan terkait meroketnya harga rica dipasaran sudah berlarut-larut. Apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, aktifitas dan pekerjaan warga pada umumnya sangat terbatas otomatis berdampak pada penghasilan mereka,” tutupnya.

    (ABL)

  • Begini Isi Surat Wasiat Pelaku Bom Makassar

    test.petasulut.com/, NASIONAL – Pelaku bom bunuh diri Katedral Makassar, ternyata sebelum melakukan aksinya pada Minggu (28/3) pagi, telah menulis sebuah surat wasiat.

    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa pelaku laki-laki berinisial L sempat meninggalkan surat wasiat sebelum melakukan aksi bom bunuh diri.

    “Saudara L ini sempat meninggalkan surat wasiat kepada orang tuanya yang isinya mengatakan bahwa yang bersangkutan berpamitan dan siap untuk mati syahid,” kata Listyo dalam konferensi pers, Senin (29/3).

    Surat wasiat yang ditulis pelaku itupun viral di media sosial. Salah satunya di akun Instagram @Makassaar_info.

    Dari foto yang beredar, surat wasiat itu berisi permintaan maaf dan sejumlah pesan pelaku. Pelaku diduga pengebom gereja Katedral meminta maaf kepada ibunya atas perbuatan atau perkataannya.

    Ia juga berpesan kepada ibunya agar tak meninggalkan salat.

    L menyampaikan bahwa aksinya sebagai upaya menempuh jalan sebagaimana jalan yang ditempuh oleh Rasul.

    “Makanya saya tempuh jalanku sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan ki dan bisa ki kembali berkumpul di surga,” tulis L dalam suratnya.

    L pun berpesan kepada ibunya untuk berhenti mengambil uang di bank. Alasannya, uang di bank itu riba dan tidak diberkahi Allah. L menyampaikan kepada ibunya bahwa ia memiliki uang simpanan sebesar Rp2.350.000 untuk membayar pinjaman di bank.

    “Dan itu uang kontrak rumahku masih ada 5 bulan di karyawan laundry-nya Mus. 500.000/bulan na kontrakan ambil meri tiap bulan, simpan ki untuk bayar pinjaman,” tuturnya dalam surat.

    Terakhir, dalam suratnya, L berpesan kepada adiknya untuk menjaga ibunya. Juga, berpesan kepada adiknya untuk tidak malas melakukan salat dan jangan sering bergaul.

    “Istiqomah ki semua di jalan ini nah ummy, Pitto dan keluargaku yang saya cintai karena Allah, semoga Allah kumpulkan ki di surga dan semua sodarahnya dan keluarga bapakku,” ujar L di surat itu.

    Dikutip dari CNNIndonesia.com, Surat wasiat itu dibenarkan pihak kepolisian.

    “Iya benar,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan kepada CNNIndonesia.com lewat pesan singkat, Selasa (30/3).

    (ABL)

  • Apresiasi Tinggi, BW Yakin Polda Sulut Bisa Beri Rasa Aman Jelang Paskah

    test.petasulut.com/, SULUT – Menjelang perayaan paskah di Sulawesi Utara, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu meminta dan mengharapkan agar Polda Sulut dibawah arahan Kapolda Irjen Nana Sudjana menjaga dan menseriusi dari segi keamanan di rumah-rumah ibadah.

    “Memang saat ini Kapolda Sulut Irjen Nana Sudjana sangat getol melakukan pengamanan, tapi pasca peristiwa Bom Bunuh Diri yang terjadi di Pintu Masuk Gereja Katedral Makassar lalu, menjadi tolak ukur ditengah masyarakat untuk bisa lebih ketat lagi dalam pengawasan di rumah-rumah ibadah menjelang menjelang Jumat agung dan Paskah,” jelas Waworuntu, Selasa (30/3) diruang Fraksi NasDem DPRD Sulut.

    “Tapi saya sangat yakin bahwa Polda Sulut bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Saya minta semua masyarakat percayakan hal ini kepada kepolisian dari segi keamanan,” tambah politisi dapil Minahasa-Tomohon.

    Dirinya juga menyampaikan agar kita semua tidak terpancing dengan oknum-oknum radikal dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Dengan saling bekerja sama dan menjalin relasi baik Kepolisian dan Pemerintah maupun dengan semua unsur agama yang ada,” kata BW.

    “Tentunya juga saya wajib memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sulut, karena dalam waktu sebulan berjalan ini, pak Sudjana sangat memberikan dampak positif ditengah-tengah masyarakat Sulut,” tambahnya lagi.

    Yusra Alhabsyi, Anggota DPRD Sulut

    Disisi lain, Personil Komisi IV Yusra Alhabsyi mengatakan bahwa mari kita bersama-sama menjadi situasi di Sulut agar tetap kondusif.

    “Terus Jaga kerukunan umat beragama di Sulut karena hal itu akan melahirkan ketentraman di tengah-tengah masyarakat. Percayakan keamanan pada pihak kepolisian, saya yakin di bawah arahan Kapolda Sulut Irjen Nana Sudjana, Sulawesi Utara bisa aman dan damai,” tutupnya.

    (ABL)

  • Interupsi Paripurna, JT: Petani BMR Tolak Import Beras

    test.petasulut.com/, SULUT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Julius Jems Tuuk melakukan interupsi saat rapat paripurna LKPJ Gubernur tahun 2020, Senin (29/3).

    Maksud interupsi Politisi Dapil BMR tersebut guna menyerukan penolakan import beras. Ia menyampaikan, ketika berada di Kabupaten Bolaang Mongondow mendapat masukan dari para petani padi dan beras.

    “Mereka (petani, red) menyampaikan tolong sampaikan kepada bapak Gubernur dan pimpinan DPRD Sulut bahwa berterima kasih atas dukungan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut untuk petani padi dan beras yang maksimal, tetapi ketika panen melimpah tiba-tiba negara melakukan import beras,” ucap Politisi PDIP itu dihadapan Gubernur.

    Menurutnya, import beras akan memberikan dampak pada penumpukan beras dan secara otomatis harga akan menurun. Jadi hal ini ada kekhawatiran kepada petani dan pengusaha.

    “Mereka sampaikan kepada saya, tolong sampaikan berita ini kepada bapak Gubernur agar Pemprov Sulut menolak import beras,” ungkap Personil Komisi IV DPRD Sulut.

    Lebih lanjut Tuuk mengatakan, Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw mempunyai visi berdikari dalam bidang ekonomi dan memiliki salah satu misi mewujudkan kemandirian di bidang ekonomi dengan memperkuat bidang pertanian.

    “Jangan sampai pak Gubernur berusaha mendorong petani di Sulut terlebih khusus di BMR menanam padi tapi negara ini panen di Vietnam dan Thailand. Itu yang menjadi kekhawatiran petani di Bolaang Mongondow yang notabene mereka sangat mencintai bapak Gubernur,” tutupnya.

    (ABL)

  • BW: Polisi Segera Usut Tuntas Pengeboman Gereja Katedral Makassar

    test.petasulut.com/, SULUT – Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu mengecam dan mengutuk keras pelaku pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) pagi tadi.

    Dimana, dirinya berpesan agar pihak kepolisian segera usut tuntas kejadian tersebut.

    “Saya meminta agar Kepolisian yang menangani kasus ini untuk segera mencari para aktor dibalik kejadian pengeboman ini,” ucap Politisi Partai NasDem Sulut kepada media test.petasulut.com/.

    Waworuntu juga mengatakan bahwa kita masyarakat jangan sampai terprovokasi dari kejadian ini.

    “Jangan menyebarkan video atau foto kejadian pengeboman tersebut, karena itu hanya akan membuat masyarakat panik dan takut karena teror,” kata Aleg Dapil Minahasa-Tomohon itu.

    “Mari kita bersama-sama bergandengan tangan memberantas terorisme. Yakinlah bahwa pihak kepolisian dapat menyelesaikan perkara ini. Bersatu kita kuat!” Tegas Politisi Milenial itu.

    (ABL)

  • Mulai Berlaku, Ini Besaran Denda Tilang Elektronik

    test.petasulut.com/, SULUT – Menurut informasi yang beredar, Tilang Elektronik mulai diberlakukan hari ini, 24 Maret 2021 di Provinsi Sulawesi Utara.

    Penerapan ini diberlakukan guna menegaskan untuk para pengguna jalan yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat agar lebih tertib berlalu lintas.

    Menurut informasi, bahwa ada ribuan pelanggaran lalu lintas per harinya berdasarkan pantauan CCTV yang telah terpasang dibeberapa titik di Manado.

    Lalu berapa besaran denda tilang elektronik?

    Berikut datanya sesuai dengan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) no. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan website ETLE Polda Metro Jaya:

    • Menggunakan Gawai ( Telepon Selular), Pelanggar dipidana kurungan penjara selama 3 bulan atau denda Rp 750.000.
    • Tidak Mengenakan Sabuk Pengaman, Pelanggar dikenai hukuman penjara selama satu bulan atau denda Rp 250.000.
    • Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Marka Jalan, Pelanggar mendapat sanksi kurungan penjara hingga dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000.
    • Tidak Memakai Helm, Pelanggar dikenai hukuman penjara paling lama satu bulan atau denda Rp 250.000.
    • Memakai Pelat Nomor Palsu, Pelanggar dipidana penjara paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

    (ABL)